Friday, 27 February 2009

Layakkah 20 milyar untuk PSIS?

Masyarakat Semarang sekarang harus bersiap siap 'ngirit' lagi ,karena dana APBD 2009 akan terkuras 20 milyar (jumlah ini katanya sih adalah 40% dari PAD-Pendapatan Asli Daerah kota Semarang)
Ngirit dalam artian harus rela hak haknya untuk menikmati fasilitas umum yang harusnya bisa dinikmati warga Semarang-sebagai imbalan pajak yang sudah dibayarkan-harus menunggu alokasi dana tahun depan.
Dari 13 orang kalangan DPRD kota Semarang yang menyetujui anggaran untuk PSIS ini beranggapan bahwa eksistensi PSIS membawa nama harum(?) Kota Semarang dan jangan sampai PSIS diakuisisi oleh pemegang modal diluar kota Semarang.
Masyarakat dan beberapa anggota DPRD yang tidak menyetujui mempunyai alasan lain .Penggunaan anggaran APBD untuk PSIS beberapa tahun terakhir ini dibawah komando Yoyok Sukawi-putra Walikota Semarang-dirasakan tidak memenuhi akuntabilitas dan transparan .Anggaran itu selama ini tidak berbuah prestasi dan terkesan menguap begitu saja(SM ,28-02-09 oleh T.Yulianto)
Yang lebih lucunya lagi, menurut Ari Wibowo salah satu komisaris dan pemegang saham PT Mahesa Jenar ( perusahaan yang didirikan untuk PSIS Semarang) modal yang diperlukan untuk penyertaan modal PSIS hanya sekitar 3 Milyar saja.
Nah lo! Jadi yang 17 milyar sisanya untuk apa dan untuk siapa ya?

No comments:

Share/Save/Bookmark