Wednesday, 8 October 2008

Kondisì kehidupan (tidak) akan selalu sama

Banyak yang berubah dari perilaku masyarakat Indonesia dalam
kehidupan sehari harinya. Berubah dalam artian lebih baik ataupun
berubah ke kondisi yang menghawatirkan .
Dalam hal teknologi

,sekarang ini sudah umum kita jumpai baik itu
dikeramaian ataupun dipinggir jalan ,banyak orang sibuk mencet-mencet
tombol ,dengan konsentrasi mata yang tertuju di layar handphone dan
tak kalah serunya sambil mendengarkan lagu lewat mini loudspeaker yang
disumpalkan di telinga. Pemandangan itu jarang kita temui lima tahun
yang lampau,karena saat itu hanphone masih merupakan barang yang
hanya di beli kaum the have.Sedangkan saat ini bahkan tukang becak
atau pembantu rumah tanggapun disibukan dg mainan baru .
Tidak saja dibidang teknologi tetapi hampir semua sendi kehidupan
banyak yang berubah.Kalau dulu jarang menemukan orang memasak
menggunakan kompor gas sekarang ini dapat dikatakan hampir setiap
rumah tangga memiliki kompor gas.
Hampir tak dapat dihitung perubahan perubahan yang terjadi disekitar
kita kalau kita sendiri mau mengamatinya.
Itulah yang dinamakan hidup,selalu berubah tiap hari,tiap jam ,bahkan
tiap detik .Bayangkan saja bila kita sendiri tidak berubah,stagnant
terus,mungkin dunia juga tidak akan berputar.
Ada yang menggelitik hati ketika ngobrol bareng bapak bapak atau para
pedagang dipasar atau ibu ibu rumah tangga yg kebingungan
membelanjakan uangnya karena jatah suami sekarang tidak mencukupi lagi
untuk belanja sebulan.Hampir bisa dipastikan setelah mereka-mereka itu
mengeluh kalimat yg keluar adalah ''kalau keadaan terus begini mending
dulu jamannya Pak Harto ,apa apa murah ,cari uang juga gampang....''
Saya mengerti dg kesulitan mereka karena saya sendiri masih harus
berjuang mencari sesuap nasì
Saya teringat sebuah kata kata bijak yang bunyinya antara lain begini
'keadaan sekarang ini sebetulnya tidak dapat ditolak atau
diterima.Lari menjauh itu seperti lari menjauh dari kakimu,menerimanya
itu seperti mencium bibirmu sendiri.Apa yang harus kau kerjakan hanya
melihat,mengerti dan tenang saja...!'

No comments:

Share/Save/Bookmark